SOEKARWO : Suramadu International, Tanda Aman dan Kondusifnya Jatim
Lomba lari internasional di Suramadu memang bikin bangga, meskipun sayangnya kurang dipersiapkan dengan baik.
Penyelenggaraan Suramadu International 10 km Run for Unity merupakan petanda aman dan kondusifnya Jawa Timur, baik untuk pariwisata maupun aktivitas ekonomi. Hal ini diungkapkan SOEKARWO Gubernur Jawa Timur usai penyerahan hadiah pada para pemenang lomba lari, Minggu (29/10).
“Ini bukti bahwa Jawa Timur adalah propinsi yang aman dan nyaman untuk ditinggali. Ekonomi Jawa Timur terus bergerak naik. Setelah Jembatan Suramadu berdiri, saya dapat laporan di Madura ekonominya terus berkembang. Saya laporkan ini ke Presiden,” ujarnya.
Tahun depan, ujar dia, lomba lari ini akan terus digelar, bahkan dengan hadiah yang lebih banyak lagi. Pada lomba lari memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah ini, pemenang pertama dapat hadiah Rp50 juta.
Sayangnya, suksesnya Pemprop Jawa Timur menunjukkan aman dan kondusifnya Jatim lewat lomba lari internasional ini tidak dibarengi oleh suksesnya penyelenggaraan. Pelari-pelari yang lolos finish awal, tidak ada satupun yang memberikan air mineral.
Bahkan pelari-pelari asing yang masuk finish awal ini terpaksa membeli air di sekitar tenda panitia. Air untuk peserta lomba memang terbatas disediakan oleh panitia.
Yang cukup mengganggu bagi pelari adalah penggunaan jalur yang sama saat para pelari putar balik di km 5 jalur lomba. Ini mengakibatkan pelari-pelari terdepan terpaksa mengurangi kecepatannya karena harus menembus ribuan pelari lain yang ada di belakangnya.
Insiden memalukan lainnya terjadi tatkala Laksamana Madya IGN DADIEK SURARTO Panglima Koarmatim terjeblos di atas panggung tempat dimana ia berdiri saat penyerahan hadiah.
Kejadian itu disaksikan langsung oleh ratusan orang dan peserta dari berbagai negara. Kontan saja para ajudan dan anggota TNI AL yang berada di sekitarnya langsung menolong jenderal bintang dua itu. Untungnya, kejadian itu tak membuat Sang Panglima luka-luka
(sumber:suara Surabaya/Eddy Prasetyo)
(gambar:ilustrasi/tribunindonesia)
0 Komentar

Artikel Lainnya
-

Penukar Uang Angpao
Menjelang Idul Fitri, menukar uang menjadi sesuatu hal yang dibutuhkan oleh beberapa orang. Se...Baca» -

PDAM Surabaya Target 60 Ribu Pelanggan Terlayani Air Bersih
PDAM Surabaya targetkan 60 ribu pelanggan terlayani distribusi air sampai akhir 2010. Baca» -

Ribuan Pelamar Mangkir Tes CPNS
Ribuan pelamar CPNS Pemkot Surabaya tidak ikut tes, dari total 7.500an pelamar CPNS, ada 1.12...Baca» -

Penerbangan Langsung Hyderabad - Surabaya, STPB Garap India
Kita layak bangga, Surabaya digarap jadi destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. Rombo...Baca» -

Ruang untuk Merokok di Surabaya Mubazir
Makan biaya besar tapi pembangunannya asal-asalan, bahkan para perokok itu bisa mati karena asa...Baca» -

Polda Selidiki Dugaan Penggelapan KBS dan Kematian Satwa
Kabar matinya koleksi beberapa ekor satwa langka Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dilindungi...Baca»
