Surabaya Akan Miliki Bemo Ber-AC, Tiga Kali Lebih Besar dari Bemo Saat Ini
Bemo identik dengan panas, keringat bercucuran. Tapi rencananya Surabaya bakal punya bemo modern ber-AC, ungkap kepala Bappeko.
Para penumpang angkutan umum jenis bemo di Surabaya bakal merasakan kesejukan udara dan tak lagi bercucuran keringat jika menumpang kendaraan itu di tengah terik siang hari. Sebab, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sedang menggarap konsep angkutan yang disebut bemo modern, yang dilengkapi AC.
Rencana hadirnya bemo modern ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat Surabaya akan layanan transportasi umum yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Hanya saja, bemo modern ini belum akan meluncur di jalanan pada tahun 2010 ini.
Kepala Badang Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, berdasarkan konsepnya, bemo modern tersebut akan memiliki kapasitas lebih besar. Yaitu tiga kali lipat dari bemo yang sudah ada saat ini. Di samping itu, bemo modern akan menggunakan kaca yang cerah sehingga mudah dilihat dari luar dan dilengkapi dengan pendingin udara alias Air Conditioner (AC).
“Konsep bemo modern, selain ramah lingkungan juga memberi jaminan kenyamanan dan keamanan bagi penumpangnya. Tapi maaf, baru konsep dasar karakteristiknya yang kami pikirkan, belum sampai rinci tergambar seperti apa modelnya,” kata Tri Rismaharini kepada Surya, Minggu (3/1).
Khusus untuk bahan bakar yang ramah lingkungan, dikatakan Tri Risma, ada sejumlah pilihan yang bisa dimanfaatkan. Di antaranya bahan bakar gas (BBG).
Mengenai jalur yang bakal dilewati, ungkap Tri Risma, besar kemungkinan adalah jalur-jalur kosong (jalur kurus) serta jalur baru. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan bemo modern tersebut bisa digunakan untuk peremajaan angkutan kota yang ada dan sudah berusia tua.
Hanya saja, sejauh ini Bappeko baru memikirkan konsepnya, sehingga masih harus mengadakan pembicaraan dengan para pemilik angkutan kota terkait peremajaan armada tersebut. Demikian pula, untuk pengisian jalur kosong dan pembukaan jalur baru, masih harus dilakukan koordinasi dengan pengurus organisasi angkutan kota.
“Kami tidak ingin keberadaan bemo modern nanti akan menimbulkan persoalan baru pada sistem transportasi kota Surabaya. Makanya, saat ini kami masih melakukan pendekatan kepada sejumlah pihak dari kalangan sopir dan pemilik armada angkutan kota,” tandas Tri Risma.
Mengenai pengadaan bemo modern, menurut Tri Risma, pihaknya sedang melakukan pengkajian skema yang paling tepat untuk ditawarkan ke investor.
“Mungkin setelah pemilihan wali kota (pilwali) pada Mei nanti, barulah kami bisa menentukan skema investasi untuk bemo modern itu. Untuk sekarang, belum saatnya,” ucap Tri Risma.
Secara terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Surabaya, Said Sutomo menyambut baik jika memang benar ada rencana modernisasi angkutan kota oleh Pemkot Surabaya melalui bemo modern itu. Sebab, jika memang ber-AC dan lebih lapang interiornya, tentu bemo modern tersebut lebih memberi jaminan kenyamanan dan keamanan kepada penumpang.
Disamping itu, bemo modern yang ramah lingkungan akan bisa menurunkan tingkat polusi udara di kota Surabaya yang saat ini tergolong cukup parah.
“Kami sih tinggal menunggu realisasi bemo modern yang katanya lebih baik dan menjanjikan kenyamanan itu,” kata Said.
Meski demikian, harap Said, untuk mengurangi potensi munculnya persoalan akibat keberadaan bemo modern tersebut, Pemkot Surabaya perlu berbicara dan jauh-jauh hari melakukan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha transportasi di kota Surabaya.aru
(Sumber: surya.co.id)
0 Komentar

Artikel Lainnya
-
Budidayakan Lumut, Kurangi Polusi Di Lingkungan Sekolah
SDIT At Taqwa Griya Babatan Mukti membudidayakan lumut untuk mengurangi tingkat polusi di lingk...Baca» -

Kontraktor Box Culvert Semolowaru Tuntaskan Proyek
Pembangunan Box Culvert Semolowaru yang memakan waktu cukup lama, kabarnya akan segera dituntas...Baca» -

Polisi Kejar Penyebar Isu Jatim Gempa
SMS isu-isu gempa baru-baru ini memang meresahkan masyarakat. Polisi pun berusaha mencari asal-...Baca» -

Ehem... Batik Jawa Timur Lebih Gaya
Tanggal 2 Oktober besok, batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Peristi...Baca» -

Membuat Batik Sendiri
Ingin belajar membatik sendiri tapi bingung caranya? Ikuti tips dari Mas Yudi, seorang pengraji...Baca» -
Disbudpar Surabaya Gandeng Agen Perjalanan Wisata
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisat...Baca»
