Tugu Pahlawan, Monumen Momentum Surabaya
Tugu Pahlawan sudah menjadi simbol kota Surabaya sebagai ikon kota Pahlawan, Ikuti cerita menarik di balik Kokohnya Tugu Pahlawan ini.
Bangunan berbentuk paku terbalik yang berada di kawasan jalan pahlawan ini tentulah sangat istimewa bagi warga Kota Surabaya. Tugu ini telah menjadi simbol kota Surabaya sebagai kota Pahlawan. Letaknya tepat berada diseberang kantor Gubernur Jawa Timur.
Peletakan batu pertama Tugu Pahlawan dilakukan oleh Presiden pertama RI kala itu, yaitu Ir. Soekarno didampingi oleh Doel Arnowo sebagai walikota Surabaya. Setahun kemudian, 10 Nopember 1951, Tugu Pahlawan baru diresmikan.
Presiden RI saat itu, yaitu Ir. Soekarno, dengan didampingi oleh Walikota Surabaya Doel Arnowo, melakukan peletakan batu pertama tapi baru satu tahun kemudian Monumen ini diresmikan oleh Presiden Ir. Soekarno didampingi Walikota Surabaya, R Moestadjab Soemowidigo.
Pintu masuk gerbang utama diwujudkan dengan Candi Bentar yang tingginya mencapai 4,5 meter dan bentangan lebar 1,7 meter, angka-angka tersebut menyimbolkan angka keramat bagi Bangsa Indonesia.
Setelah masuk dari pintu utama, kita disambut dengan patung 2 proklamator kita, Soekarno dan Hatta yang seolah membacakan teks proklamasi. Di bawah patung, ada semacam teks yang sudah diukir ke dalam bentuk logam, teks berisi quotes terkenal dari Bapak Soekarno, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya.
Di dalam taman Tugu Pahlawan Surabaya kita juga terdapat museum. Museum berlantai 2 ini dibangun pada tahun 2000, didalamnya terdapat benda bersejarah seperti koleksi persenjataan, diorama statis, rekaman pidato Bung Karno dan benda bersejarah lainnya yang digunakan pada pertempuran 10 Nopember 1945.
Dalam museum juga disimpan barang-barang peninggalan Bung Tomo dan bendera laskar pejuang ketika pertempuran 10 Nopember dan tak ketinggalan pula rekaman pidato Bung Tomo yang terkenal itu, cukup dengan memasukkan koin yang bisa ditukarkan kepada petugas, anda bisa mendengarkan rekaman asli Bung Tomo yang berdurasi sekitar 4 menit.
Dalam gedung juga menyediakan ruang audio visual, di sana kita bisa menyaksikan film dokumenter 25 menit tentang pertempuran bersejarah 10 Nopember. Khusus untuk masuk ke dalam museum, anda diwajibkan membayar Rp. 2000, sementara untuk masuk ke dalam komplek Tugu pahlawan itu sendiri anda tak perlu mengeluarkan kocek anda sepeserpun.
Gedung yang dibangun di area seluas 2,5 hektare ini mempunyai tinggi mencapai 40,5 meter. Sebelumnya area Tugu Pahlawan ini merupakan bekas Kantor Raad Van Justititie atau Gedung Pengadilan Tinggi pada masa penjajahan Belanda.
Sayangnya untuk melihat dengan jelas tugu ini dari atas ke bawah, kita tidak bisa melihatnya langsung dari jalan raya pasalnya gedung ini ditutupi tembok setinggi 2 meter.
Jika weekend dan hari libur, disekitar kawasan ini sangat ramai dipenuhi berbagai jenis pedagang kaki lim, masyarakat Surabaya juga banyak yang menyempatkan waktu ke sini untuk sekedar berolah raga atau jalan-jalan. Kurang afdhal rasanya jika orang Surabaya asli belum pernah berkunjung kesini. (r2/kos)
Foto Lainnya:
1 Komentar
isa Sel, 26/01/10 10:21 WIB![]()
surabaya adlh kota yg indah tetapi pemerintah kurang peduli terhadap kota trsbt.

Artikel Lainnya
-

Penyebab Tingginya Angka Korban Kecelakaan Versi Polisi
Selama Operasi Ketupat Semeru 2009 di Jawa Timur, korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas d...Baca» -
MUI Jatim Usulkan Film 2012 Ditarik dari Peredaran
Belum seminggu berjalan film 2012 rilis, MUI malah mengusulkan menarik film ini dari peredaran,...Baca» -

Nasabah Unjuk Rasa, Bank Century Dilempar Telur Busuk
Arus lalu lintas Jl. Kertajaya kemarin sempat terhambat karena lagi-lagi terjadi unjuk rasa.Baca» -

Polda Selidiki Dugaan Penggelapan KBS dan Kematian Satwa
Kabar matinya koleksi beberapa ekor satwa langka Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dilindungi...Baca» -

SOEKARWO : Suramadu International, Tanda Aman dan Kondusifnya Jatim
Lomba lari internasional di Suramadu memang bikin bangga, meskipun sayangnya kurang dipersiapka...Baca» -

Pakai Topi Santa Claus, Gayatri Menari di Tengah Jalan
Setelah lempari Bank Century dengan telur berwarna merah darah, wanita paruh baya ini menari di...Baca»














