Tips Ngekos - Jum, 30/10/09 14:17 WIB

Irit Duit, Tanpa Melilit

Koskosanku.com - Irit Duit, Tanpa Melilit

Akhir bulan identik dengan "tongpes" alias kantong kempes.. Kalau mau tetap ber-uang, baca dulu solusinya disini..

Menu makan awal bulan: steak chicken double di Waroeng Steak, nongkrong bareng teman di Starbucks atau Excelso, plus menikmati sekotak JCo.

Menu akhir bulan alias tanggal tua: sego sambel Karang Menjangan, ngopi di Taman Bungkul, plus menikmati sekantong plastik gorengan.

Bagi setiap orang mungkin juga Anda, pasti pernah megeluhkan yang namanya tanggal tua. Keuangan menipis, tapi kebutuhan harus tetap harus dipenuhi.

Kalau Anda saat ini menempati rumah kos atau kontrakan, dan masih mendapat kiriman dari orang tua, tidak menutup kemungkinan merasakan hal sama. Apalagi ada keperluan mendesak di akhir bulan, sungkan donk minta orang tua yang belum juga gajian.

Begitu juga bagi Anda yang kuliah sambil kerja. Duit buat beli bensin mepet, dan terpaksa makan siang di kantin kantor yang mahal. Giliran mau pinjam teman, baru inget kalau pinjaman udah numpuk, wah tambah pusing lagi nich.

Daripada pusing, sebenarnya ada cara mudah untuk mensiasati hal tersebut. Yaitu, dengan menabung. Menabung alias menyisihkan sebagian uang. mungkin memang bukan topik yang sering dibicarakan dibandingkan si Blackberry atau si iPhone. Sedangkan sale, bazar, gadget terbaru atau makan di resto yang OK lebih mendominasi pembicaraan setiap kali bertemu dengan teman-teman.

Bagi Anda yang berusia dua-puluhan, terlebih lagi bagi yang jomblo atau yang belum ada rencana untuk berkeluarga; prioritas menabung menempati urutan yang sangat jauh di belakang. Yang penting, seneng-seneng dulu lah.

Selain nabung ada cara-cara lain nich, supaya Anda tidak mengalami dua gaya hidup dalam sebulan. Pas awal bulan serasa Ratu/ Raja, lalu tengah bulan selanjutnya cuamn bisa nelan ludah deh. Mungkin Anda dapat mengikuti tips berhemat di bawah ini:

  1. Tentukan biaya hidup dalam sebulan.

    Memang sudah menjadi rutinutas kita untuk memenuhi keperluan bulanan seperti pasta gigi, sabun mandi, tisu, sabun cuci, aqua galon dll. Dalam membeli kebutuhan bulanan hal yang sangat perlu diperhatikan adalah harga barang, sebelum membeli buatlah daftar list barang apa saja yang ingin di beli dan berapa target uang yang akan Anda dikeluarkan. Supaya Anda tidak kalap mata saat datang ke supermarket dan belanja lebih terkonsentrasi, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang kurang perlu dapat kita hendel dahulu. Selain itu masalah harga pun perlu di pertimbangkan, untuk apa membeli tisu dengan harga mahal kalau cuman buat bersihin noda, atau buat apa kita beli sabun mandi cair kalau masih ada sabun batangan yang lebih murah. Dan catatlah setiap pengeluaran Anda. Jika melebihi batas segera telusuri catatan pengeluaran dan pastikan tidak terulang di bulan depan.

  2. Jangan mengambil penawaran untuk membuat kartu kredit

    Bagi Anda yang menjalani kuliah sambil kerja, jika tidak perlu, jangan mengambil penawaran untuk membuat kartu kredit walaupun biasanya menawarkan gratis iuran di tahun pertama. Karena biasanya kamu akan tergiur dengan penawaran cicilan-cicilan/hutang yang sebenarnya tidak perlu. Dan setelah setahun berlalu, iuran tahunan kartu kredit pun menjadi beban tabungan. Apalagi bagi anak kost yang kehidupan sehari-hari masih bergantung kapad orang tua, tentunya hal ini diharamkan.

  3. Bawalah uang secukupnya saat ke pusat perbelanjaan.

    Yang namanya diskon, kita tidak pernah tahu kapan datangnya. Kalau Anda sudah merencanakan untuk jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau mall dengan teman-teman Anda, sebaiknya bawalah uang secukupnya. Dari pada Anda tergoda untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu Anda butuhkan.

    Misalnya, sepatu merk Bellagio disc. 70%, bagi Anda yang wanita penggilan sepatu tentunya tergoda untuk beli “ Mumpung diskon nich”. Padahal sepatu Anda masih layak pakai bahkan terhitung baru.

    Biasanya keinginan impulsifitas seperti ini rasa senangnya tidak bertahan lama, justru membawa penyesalan akhirnya setelah kita mampu berfikir secara rasional. Namun, usaha membawa uang secukupnya akan menjadi sama saja bohong, kalau Anda membawa ATM. Alangkah lebih bijaksana kalau Anda meninggalkan ATM Anda di rumah atau kost.

  4. Pilih warung makan yang ekonomis

    Kalau tamapt kost Anda tidak menyediakan fasilitas dapur, tentunya Anda harus menyisakan pengeluaran yang cukup untuk konsumsi makanan sehari-hari. Jasi, carilah warung makan yang ekonomis, ekonomis tidak harus harus murah, bisa saja agak mahal yang penting bergizi. Dari pada murah tapi kandungan nutrisinya untuk mencukupi kebutuhan tubuh tidak terpenuhi, yang ada malah sakit. Daripada pengeluaran kita nantinya untuk membeli obat, lebih baik membeli makanan yang bersih dan bergizi.

  5. Bedakan antara keinginan dan kebutuhan

    Hal ini menjadi bagian yang penting. Jangan sampai Anda neghabiskan uang bulanan Anda untuk suatu hal tidak perlu. Kalau Anda membeli sesuatu atas dasar keinginan, seberapapun uang bulanan yang Anda miliki dijamin tidak akan pernah cukup. Tapi, kalau Anda benar-benar memahami apa kebutuhan Anda, uang bulanan pasti akan cukup. Sukur-sukur kalau sisa, lumayan bias ditabung khan.

  6. Minimkan standar akan kesenangan

    Misal baru tersenangkan bila makan di Pizza HuT, baru tersenangkan bila nonton di Cinema 21, punya motor cowok yang keren, punya laptop, dsb. Standard kesenangan jadi terlalu tinggi, dan malah merepotkan. Perlu kiranya kita belajar untuk tersenangkan dengan kendaraan yang masih berfungsi dengan baik, dengan handphone yang masih dipakai untuk berkomunikasi, dan dengan komputer yang masih bisa bermain Zuma dsb. Sebenernya klo kita pandai bersyukur, gaya hidup hemat akan mudah kita jalani.

  7. Usahakan untuk memiliki tabungan

    Jangan sampai semua uang yang sudah kita alokasikan dnegan baik nantinya malahahabis semua. Sisakan sebagian untuk tabungan yang nantinya pasti kita perlukan disaat-saat mendesak. Kalau kartu ATM yang Anda miliki saat ini atas nama orang tua, setidaknya punya celengan lah di kostan. Memang terkesan seperti anak kecil, namun cara ini cukup efektif. Karena kita tidak akan terasa kalau nabung minimal 1000 atau 2000 rupiah tiap hari. Sebulan udah 60.000 ribu, setahun sudah sekitar 800ribu. Kalau perharinya Anda bisa lebih dari itu, alangkah lebih baiknya.

  8. Jangan lupa sedekah

    Walaupun Anda hidup dalam sistem pengiritan, bukan berarti kita tidak menyisihkan sebgaian uang yang kita punya untuk sedekah atau beramal kepada mereka yang membutuhkan. Karena, sedekah itu adalah salah satu wujud tanda syukur kita kepada Sang Pencipta. Nominal yang kita berikan tidak perlu dalam jumlah yang besar, memberi pengemis yang minta-minta dijalanan itu pu sudah cukup, yang penting ikhlas.

Itulah tadi beberapa tips yang bisa Anda lakukan, supaya tetap hidup dalam level aman diakhir bulan. Tentunya semua tips diatas harus didukung dnegan niat yang kuat dari Anda. Karena percuma jika ingin hemat tapi tidak ada niat, pasti semua kaan berjalan setengah-setengah atau bahkan tidak berjalan sama sekali. Jadi mantapkan niat Anda. Selamat berhemat.. (gal/bbs/kos)


0 Komentar


Komentar Anda

Nama :
Email:
Website: (http://)
ADVERTISEMENT
Koskosanku.com

Artikel Lainnya